Rabu, 18 April 2018

Artikel Khasiat Kunyit

Manfaat dan khasiat tanaman Kunyit


Kunyit sejak dulu digunakan sebagai rempah untuk penyedap masakan, tanaman ini juga dapat digunakan sebagai proses pembuatan obat. Sifat antioksida yang terdapat pada kunyit sangat bermanfaat bagai kesehatan tubuh. Masyarakat sudah mengenal akan adanya kelebihan dari tanaman kunyit ini, kunyit juga dapat menyembuhkan penyakit seperti, filek, demam, rematik, diare, panas dalam dll. Selain digunakan untuk mengobat penyakit kunyit juga dapat digunakan untuk kecantikan, rempah kunyit dimanfaatkan sebagai kecantikan kulit, menghaluskan kulit.

Tanaman kunyit sangat banyak mengandung manfaat, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik didaerah yang memiliki intensitas cahaya tinggi atau sedang.
Kunyit adalah tanaman TOBA (tanaman obat keluarga), selain bermanfaat sebagai tanaman obat herbal, juga sangat bermanfaat sebagai bumbu penyedap masakan, tanaman ini banyak ditanam dihalaman rumah. Kunyit termasuk dari jenis kelompok jahe, kencur dll.

Kunyit juga dapat digunakan sebagai obat anti gatel, anti septik, dan serta mengurangi pembekakan selaput lendir mulut. Kunyit dikonsumsi dalam bentuk perasan yang disebut juga filtrat, juga diminum sebagai ekstrak atau digunakan sebagai salep untuk mengobati bengkak dan tetkilir.

Selasa, 10 April 2018

Artikel Ibadah

Menghilangkan Dosa dengan Tobat dan Banyak Istighfar

Apakah Dosa itu dan bagaimana cara Menghilangkannya?. Umat Kristen dengan doktrin penebusan dosanya meyakini bahwa dosa manusia sudah ditebus oleh darah Yesus di tiang salib. Manusia terlalu kotor dan tidak mampu menghilangkannya dengan kekuatan sendiri, hanya Yesuslah yang bisa menebus segala kesalahan. Tetapi Islam tidak mengajarkan konsep penebusan dosa tersebut tetapi Islam mengajarkan dosa bisa dihilangkan dengan tobat. Allah menciptakan manusia tidak hanya diberikan segala kemampuan jasmaniah melainkan telah dilengkapi juga kekuatan rohaniah, termasuk ketika dia berdosa manusia sebenarnya telah diberi kemampuan untuk bangkit, dengan bertobat dan menebusnya dengan kebaikan yang lebih banyak. 

Hakikat dosa bukanlah bahwa Allah menciptakan dosa lalu kemudian sesudah ribuan tahun baru terpikir oleh-Nya untuk pengampunan dosa, tidak; tetapi sebagaimana lalat memiliki dua sayap, di satu sayapnya terdapat penawar dan di sebelahnya terdapat racun, demikian pula pada manusia ada dua 'sayap' satu sayap maksiat dan yang satu lagi sayap penyesalan.

Tobat merupakan bukti perasaan menyesal. Ini sudah merupakan kaidah umum bahwa jika seseorang memukul orang lain maka sesudahnya ia akan menyesal dan merasa bersalah, seolah-olah kedua sayapnya mengepak secara bersamaan, yaitu ketika racun beraksi terdapat pula antidotnya. Kini pertanyaannya adalah mengapa dosa itu dibuat, mengapa manusia tidak diciptakan saja menjadi suci semua tanpa cela sebagaimana pikiran orang-orang Kristen. Jawabannya adalah kendatipun ia racun namun karena terdapat sifat mematahkan di dalamnya, maka ia memiliki fungsi sebagai penawar. Racun juga apabila sudah melalui sebuah proses maka itu akan berfungsi sebagai obat. Dari racun-racun seperti itu banyak sekali diramu menjadi obat-obatan. Dari suatu kesalahan seorang dapat belajar sehingga menjadi insan yang lebih kuat, yang lebih awas. 

Jika tidak ada dosa maka akan muncul racun yang lain, yaitu racun keangkuhan  yang dengan itu akan menghancurkan manusia. Jadi tobat akan berfungsi menghilangkannya. Tobat akan menghindarkan manusia dari bahaya takabur dan ujub. 

Bertobat Dengan Memperbanyak Istighfar

Sebagai seorang mukmin mestilah kita memperbanyak istighfar dan tobat kepada Allah. Jika satu sayap sudah mengepak, artinya kita telah diperingatkan untuk kembali kepada Allah meminta ampun, dan selanjutnya memperbaiki kesalahan dengan tidak mengulanginya dan menggantinya dengan kebaikan-kebaikan yang baru. Jika junjungan kita yang Mulia Nabi Muhammad saw saja masih beristighfar setidaknya 70 kali sehari, maka apalagi kita yang seharusnya melakukan lebih banyak lagi. Tobat itu tidak berarti hanya berlaku kepada orang yang pada saat itu melakukan dosa, tetapi tobat juga belaku untuk setiap kondisi sebagai penghadang dari potensi dosa yang bisa saja terjadi kemudian hari. Ia akan menjadi pelindung, yaitu kita yang mengenali dosa itu sebagai dosa maka ia akan lebih berhati-hati untuk menjauhi dosa tersebut. 

Jika kita dengan kesungguhan hati menangis memohon ampunan kepada Allah, maka Allah dengan sifat Ghofurnya akan memaafkan kita. Seseorang yang terus beristighfar maka hatinya akan melihat dosa itu sebagai suatu hal yang jijik dan ia tidak ingin mendekatinya. 

Secara alami umat Islam telah tertanam rasa jijik akan daging babi, padahal ribuan perbuatan lainnya yang kotor tetap saja dilakukan. Jadi hikmahnya adalah Allah telah meletakkan contoh rasa jijik dan rasa tidak suka kepada daging babi, maka rasa itu jugalah yang harus ditumbuhkan kepada setiap perbuatan dosa. Dan hal itu bisa dilakukan dengan tobat dan memperbanyak istighfar. 

Jika dalam diri manusia telah tertanam rasa benci pada dosa dan kemudia mengayunkan langkahnya kepada perbaikan diri, maka lama kelamaan segenap keburukannya akan menjauh. 

Yakinlah bahwa di dalam tobat terdapat buah-buah yang berlimpah. Ini merupakan sumber mata air keberkatan. Pada hakikatnya para wali dan orang-orang saleh adalah mereka yang bertobat dan kemudian mereka terus istiqomah dalam tobatnya. 

Senin, 09 April 2018

Akhlak Baik

CARA MENJADI PRIBADI PEMAAF


Dendam atau Marah bukanlah sikap yang dapat menyelesaikan masalah. Bahkan bisa jadi, ini justru akan membuat permasalahan bertambah rumit. Menyiksa diri memecahkan persatuan dan melemahkan ikatan ukhuwwah.
Menjadi pribadi yang mudah menahan marah dan memaafkan kesalahan orang lain memang tidak mudah. Namun, justru hal itu merupakan buah dari keimanan dan ketaqwaan yang sangat dicintai Allah SWT. Sebuah sifat yang WAJIB ada dan diihtiarkan oleh seorang yang mengaku bertaqwa kepada Allah swt.

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“…dan memaafkan (kesalahan) orang. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS: Ali-Imran [3]: 134).
Memang dalam syariat Islam diperbolehkan untuk menuntut balas terhadap kejahatan yang ditimpakan kepada kita dengan balasan yang serupa. Namun memaafkan merupakan sikap yang jauh lebih baik dan lebih mulia daripada membalas kejahatannya meski dengan balasan yang serupa.

وَجَزَاء سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang lalim.” (QS: asy-Syura [42]:40)

وَلَمَن صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia.” (QS: asy-Syura [42]: 43).
Al Qur’an secara tegas dan terang-terangan menjalin kriteria calon penghuni surga dengan mensyaratkan umat Islam untuk menahan amarah dan memaafkan. Ini merupakan penegas bahwa menahan amarah hanya dapat dilakukan apabila ada kesiapan hati untuk memaafkan.
Demikian juga sebaliknya, seseorang yang mudah memaafkan kesalahan orang lain akan menjadi penyebab dirinya tak mudah melampiaskan amarah. Pribadi yang menahan amarah dan memaafkan telah dijanjikan surga. Mereka tak hanya disukai oleh Allah SWT dan sesama manusia, namun juga malaikat-Nya.
Pemaaf memang bukan sifat instan pada diri manusia, sederhananya pemaaf adalah sifat yang tumbuh dalam diri seseorang ketika orang tersebut telah terbiasa melatih dirinya secara rutin dan terus-menerus untuk dapat memberikan maaf dan juga meminta maaf. Membiasakan diri untuk menjadi orang yang pemaaf, menciptakan pula kebiasaan diri untuk selalu dapat memaafkan. Memaafkan bukanlah sesuatu yang aneh dalam kesehariannya. Menjadi orang yang pemaaf juga dapat mengantarkan kita kepada ketenangan hidup, kebahagiaan, dan teman yang banyak.
Berikut ini adalah tips dan cara membina diri menjadi pribadi pemaaf :
1. Pahami tentang Sifat Allah sebagai Maha Pemaaf. Allah Swt saja adalah pemaaf, kenapa kita sebagai hamba-Nya tidak berusaha menirunya. Memang semuanya butuh waktu tetapi yang menjadi penting adalah tidak ada istilah “tiada maaf bagimu”.
2. Pahami tentang Manusia atau diri kita sendiri. Adakah manusia yang tak luput dari dosa dan kesalahan? dengan mau memikirkannya maka akan muncul sifat bahwa manusia itu memang tempat salah dan dosa termasuk kita sebagai pelakunya. Jadi hal yang wajar, ketika orang sudah meminta maaf karena telah menyesal maka tidak ada kata lain manusia beriman harus memaafkan.
3. Mengingat-ingat kebaikan orang lain dan lupakanlah kebaikan yang pernah kita lakukan terhadap orang lain. Jika kita menjadi sangat marah dan benci, coba silahkan ingat-ingat adakah kebaikan-kebaikan yang terjadi masa sebelumnya. Ini adalah salah satu cara untuk melembutkan hati
4. Mengingat-ingat keburukan kita terhadap orang lain dan lupakanlah keburukan yang pernah dilakukan orang lain terhadap kita.
5. Memendam bara amarah atau dendam hanya akan menimbulkan masalah baru termasuk penyakit kesehatan. Karena kesehatan sangat dipengaruhi psikologi, dengan cara pikir dan bagaimana menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya.
6. Berpikirlah kedepan, jangan berpikir pendek. Manusia bisa berubah, maka tinggalkan tergesa-gesa dalam menyikapi sesuatu.
7. Selalu BERDOA diberikan kelapangan hati sehingga memudahkan usaha kita semua
Menjadi orang yang pemaaf juga dapat mengantarkan kita kepada ketenangan hidup, kebahagiaan, dan teman yang banyak. Coba pula kita lihat apa yang pernah disampaikan oleh Rasulullah Saw., beliau bersabda bahwa apabila kita ingin menjadi pemaaf, maka ingatlah dua perkara dan lupakanlah dua perkara. Perkara-perkara yang beliau maksud adalah: Pertama, mengingat-ingat kebaikan orang lain dan lupakanlah kebaikan yang pernah kita lakukan terhadap orang lain. Kedua, mengingat-ingat keburukan kita terhadap orang lain dan lupakanlah keburukan yang pernah dilakukan orang lain terhadap kita.

Artikel Islam

INGATLAH ALLAH HATI AKAN TENANG

Jangan lupa shalat 5 waktu anda. Karena dengan sholat hati kita kan tenang, damai. Kejujuran itu kekasih Allah. Keterus terangan merupakan sabun pencuci hati. Pengalaman itu bukti. Dan seseorang pemandu jalan tak akan membohongi rombongannya. Tidak ada satu pekerjaan yang lebih melegakan hati dan lebih agung pahalanya, selain berdzikir kepada Allah. 


Berdzikir kepada Allah adalah surga Allah di bumi-Nya. Maka, siapa yang tak pernah memasukinya, ia tidak dapat memasuki surga-Nya di akhirat kelak. Berdzikir kepada Allah merupakan penyelamat jiwa dari pelbagi kerisauan, kegundahan, kekesalan dan goncangan. Dan dzikir merupakan jalan pintas paling mudah untuk meraih kemenangan dan kebahagiaan hakiki. Unutk melihat feadah dan manfaat dzikir, coba perhatikan kembali beberapa pesan wahyu Ilahi. Dan cobalah mengamalkannya pada hari-hari Anda, niscaya Anda akan mendapatkan kesembuhan.

Dengan berdzikir kepada Allah, awan ketakutan, kegalauan, kecemasan dan kesedihan akan sirna. Bahka, dengan berdzikir kepada-Nya segunung tumpukan beban kehidupan dan permasalahan hidup akan runtuh dengan sendirinya.

Tidak mengherankan bila orang-orang yang selalu mengingat Allah senantiasa bahagia dan tentram hidupnya. Itulah yang memang seharusnya terjadi. Adapun yang sangat mengherankan alah bagaimana orang-orang yang lalai dari dzikir kepada Allah itu justru menyembah berhala-berhala dunia. Padalah,  

Semakin banyak Anda mengingat Allah, pikiran Anda akan semakin terbuka, hati Anda semakin tentram, jiwa Anda semakin bahagia, dan nurani Anda semakin damai sentausa. Itu, karena dalam mengingat Allah terkandung nilai-nilai ketawakalan kepada-Nya, keyakinan penuh kepada-Nya, ketergantungan diri hanya kepada-Nya, kepasrahan kepada-Nya, berbaik sangka kepada-Nya, dan pengharapan kebahagiaan dari-Nya. Dia senantiasa mengaulkan jika dimohon. Rendahkan dan tundukkan diri Anda ke hadapan-Nya, lalu sebutlah secara berulang-ulang nama-Nya yang indah dan penuh berkah itu dengan lidah Anda sebagai pengejawantahan dari ketuhidan, pujian, doa, permohonan dan permintaan ampunan Anda kepada-Nya.

Dengan begitu, niscaya Anda berkat kekuatan dan pertolongan dari-Nya akan mendapatkan kebahagiaan, ketentraman, ketenangan, cahaya penerang dan kegembiraan.

Selasa, 03 April 2018

Artikel Olahraga

PENCAKSILAT 
Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun Melayu. Seni beladiri ini banyak ditemukan di Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia,  Singapura, dan negara-negara yang berbatasan dengan negara etnis Melayu tersebut.
Banyak ahli sejarah menyatakan bahwa Pencak Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman kerajaan Sriwijaya di abad VII walaupun dalam bentuk  yang masih kasar. Seni beladiri Melayu ini kemudian menyebar ke seluruh wilayah kerajaan Sriwijaya, semenanjung Malaka, dan Pulau Jawa.
Namun keberadaan Pencak Silat baru tercatat dalam buku sastra pada abad XI. Dikatakan bahwa Datuk Suri Diraja dari Kerajaan Pahariyangan di kaki gunung Merapi, telah mengembangkan silat Minangkabau disamping bentuk kesenian lainnya. Silat Minangkabau ini kemudian menyebar ke daerah lain seiring dengan migrasi para perantau. Seni beladiri Melayu ini mencapai puncak kejayaannya pada jaman kerajaan Majapahit di abad XVI. Kerajaan Majapahit memanfaatkan pencak silat sebagai ilmu perang untuk memperluas wilayah teritorialnya.
Kerajaan Majapahit menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara. Hanya kerajaan Priyangan di tanah Pasundan yang tidak dapat dikuasai penuh oleh Kerajaan Majapahit. Tentara kerajaan Priyangan ini terkenal akan kehebatan pencak silatnya. Karena wilayahnya yang terisolir, dan terbatasnya pengaruh Majapahit, seni beladiri kerajaan Priyangan  hampir tidak mendapat  pengaruh dari silat Minangkabau. Pencak silat priyangan ini terkenal dengan nama Cimande.
Para ahli sejarah dan kalangan pendekar pada umumnya sepakat bahwa berbagai aliran Pencak Silat yang berkembang dewasa ini, bersumber dari dua gaya yang berasal dari Sumatra Barat dan Jawa Barat seperti diuraikan di atas.
1.Senjata
Selain bertarung dengan tangan kosong, pencak silat juga mengenal berbagai macam senjata. antara lain:
  • Keris: sebuah senjata tikam berbentuk pisau kecil, sering dengan bilah bergelombang yang dibuat dengan melipat berbagai jenis logam bersama-sama dan kemudian cuci Kujang: pisau khas Sunda
  • Samping/Linso: selendang kain sutera dipakai sekitar pinggang atau bahu, yang digunakan dalam penguncian teknik dan untuk pertahanan terhadap pisau.
  • Galah: tongkat yang terbuat dari kayu, baja atau bambu .
  • Cindai: kain, biasanya dipakai sebagai sarung atau dibungkus sebagai kepala gigi. Tradisional perempuan menutupi kepala mereka dengan kain yang dapat diubah menjadi cindai.
  • Tongkat/Toya: tongkat berjalan yang dibawa oleh orang tua, pengelana dan musafir.
  • Kipas: kipas lipat tradisional yang kerangkanya dapat terbuat dari kayu atau besi.
  • Kerambit /Kuku Machan: sebuah pisau berbentuk seperti cakar harimau yang bisa diselipkan di rambut perempuan.
  • Sabit/ Clurit : sebuah sabit, biasa digunakan dalam pertanian, budidaya dan panen tanaman.
  • Sundang: sebuah ujung pedang ganda Bugis, sering berombak-berbilah
  • Rencong: belati Aceh yang sedikit melengkung
  • Tumbuk Lada: belati kecil yang juga sedikit melengkung mirip rencong, secara harfiah berarti “penghancur lada”.
  • Gada: senjata tumpul yang terbuat dari baja.
  • Tombak: lembing yang terbuat dari bambu, baja atau kayu yang kadang-kadang memiliki bulu yang menempel di dekat pisau.
  • Parang/Golok: pedang pendek yang biasa digunakan dalam tugas sehari-hari seperti memotong saat menyisir hutan.
  • Trisula: tiga sula atau senjata bercabang tiga
  • ChabangCabang: trisula bergagang pendek, secara harfiah berarti “cabang”.
2.Tingkat kemahiran
Secara ringkas, murid silat atau pesilat dibagi menjadi beberapa tahap atau tingkat kemahiran, yaitu:
  1. Pemula, diajari semua yang tahap dasar seperti kuda-kuda,teknik tendangan, pukulan, tangkisan, elakan,tangkapan, bantingan, olah tubuh, maupun rangkaian jurus dasar perguruan dan jurus standar IPSI
  2. Menengah, ditahap ini, pesilat lebih difokuskan pada aplikasi semua gerakan dasar, pemahaman, variasi, dan disini akan mulai terlihat minat dan bakat pesilat, dan akan disalurkan kepada masing-masing cabang, misalnya Olahraga & Seni Budaya.
  3. Pelatih, hasil dari kemampuan yang matang berdasarkan pengalaman di tahap pemula, dan menengah akan membuat pesilat melangkah ke tahap selanjutnya, dimana mereka akan diberikan teknik – teknik beladiri perguruan, dimana teknik ini hanya diberikan kepada orang yang kumemang dipercaya, dan mampu secara teknik maupun moral, karena biasanya teknik beladiri merupakan teknik tempur yang sangat efektif dalam melumpuhkan lawan / sangat mematikan .
  4. Pendekar, merupakan pesilat yang telah diakui oleh para sesepuh perguruan, mereka akan mewarisi ilmu-ilmu rahasia tingkat tinggi

Pendidikan

Anak Sekolah  tidak butuh smartphone. 

Zaman sekarang sudah banyak sekali kita temui golongan orang menengah kebawah dan anak-anak dapat menggunakan ponsel karena harganya yang murah dan jaminan akses internet yang bisa di dapat, bahkan anak umur 2\3 tahun sudah mengenal Smartphone. Khususnya untuk anak-anak, saat ini sangat banyak anak-anak yang sudah mahir dan memang diizinkan oleh orang tuanya untuk membawa ponsel.

Anak-anak diberikan izin membawa ponsel memang merupakan hal penting terutama karena kekhawatiran orang tua kepada anak-anaknya ketika menjemput sekolah atau mereka sedang bermain. Namun hal tersebut dapat merugikan, buktinya anak-anak yang sudah menggunakan ponsel akan berdampak buruk bagi kesehatan, moral dan bahkan pendidikannya. Sayangnya, terdapat banyak orang tua yang tak mengerti tentang bahayanya ponsel untuk kesehatan anak-anak terutama pada pendidikannya dimasa yang akan datang.

Jika kita sebagai orang tua dapat mencermati dampak negatif pada penggunaan Smartphone hal ini tentunya kita pasti lebih mengkhawatirkan pendidikan anak-anak kita jika dibekali ponsel ketimbang tidak dibekali. Anak-anak yang memiliki risiko terbesar adalah anak-anak yang berusia dibawah 8 tahun bukan hanya pendidikan saja tetapi orang tua perlu memahaminya bahwa anak-anak masihlah dalam masa pertumbuhan karena apabila pertumbuhan tidak normal, maka akan berdampak pada pertumbuhan selanjutnya. Jika hal ini tidak benar-benar diperhatikan orang tua maka yang akan terjadi bukanlah kebahagiaan atau kecerdasan yang akan di peroleh anak, melainkan adalah penderitaan dan pendidikannya yang tentunya keluarga juga akan merasakannya.

Ada beberapa anak menyalahgunakan gadget untuk mencontek saat ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut masih dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan lebih percaya dengan smartphone dibandingkan guru atau orang tua. 

Salah satu tanggung jawab anak adalah belajar dan sekolah, tapi jika orang tua anak terlalu memberikan kebebasan  menggunakan gadgetnya maka ia cenderung mengabaikan kewajibannya ini. Kondisi tersebut dapat membuat prestasi anak jadi menurun bahkan tidak mempunyai prestasi. 
Gadget atau smartphone  telah menjadi bagian dari kehidupan pelajar, sehingga keberadaan HP menyebabkan adanya dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari HP yaitu mempermudah dalam pencarian informasi dan komunikasi, dan juga, dapat menjadikan pelajar tidak gagap teknologi. Adapun dampak negatifnya, yaitu mengganggu belajar siswa, berakibat buruk terutama perilaku,kesehatan, dan sikap siswa, serta akan mengakibatkan pemborosan. Untuk itu untuk orang tua sangat diperlukan pembatasan serta arahan dari orang tua dalam menggunakan HP.

Dari segi sosial HP akan menyebabkananak cenderung autis atau asyik dengan HPnya sendiri sehingga tidak memperhatikan hal-hal yang ada disekitarnya, misalnya ada orang mengajak mengobrol tetapi karena asyik dengan gadgetnya sampai tidak memperhatikan orang yang sedang bicara tersebut. Anak akan lebih betah atau lebih lama di depan HP dibandingkan buku pelajaran. Sedangkan, remaja cenderung tidak bisa mengkontrol diri sendiri akibat sosialisasi yang terjadi secara tidak langgsung, terdapat tidak sedikit konflik yang terjadi dan tidak ada tindakan untuk menyelesaikan masalah, banyak mengeluh ketika banyak masalah, egois atau emosi yang tidak tekendali, orang-orang disekitarnya selalu dijadikan korban kemarahannya, orang yang banyak bergaul dengan HP di hidupnya sedikit tidak teratur.

Artikel Lingkungan

Kebakaran Hutan


Kebanyakan penyebab kebakaran hutan dasarnya memiliki dua penyebab yaitu kebakaran yang disebabkan oleh faktor alam dan juga faktor manusia. Namun sebagian besar kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia belakangan ini disebabkan karena ulah dari manusianya sendiri. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan jika mengingat Indonesia dahulu merupakan paru-paru dunia karena sebagian besar hutan dunia ada sedangkan dampak dari kebakaran hutan sendiri bukan hanya merugikan tetapi juga berdampak buru pada udara.

Penyebab kebakaran hutan yang disebabkan oleh faktor alam dipicu oleh berbagai hal salah satunya adalah sambaran petir. Sambaran petir dapat menimbulkan percikan api yang dapat menyammbar ranting dan dedaunan. Cuaca ekstrim juga dapat menimbulkan kebakaran hutan misalnya musim kemarau berkepanjangan yang dapat membuat hutan kehabisan stok air dan pohon-pohon pun mengering dan lambat didaur ulang mudah terbakar karena panas yang meyebabkan kebakaran.

Kebakaran hutan disebabkan karena ulah oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Oleh sebab itu tak heran kebakaran hutan terjadi di setiap tahun. Berbagai aktifitas manusia yang dapat menimbulkan kebakaran hutan seperti membuka lahan dengan cara membakar hutan, ilegal loging dan tak ada perhatian terhadap lingkungan hutan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Tentunya jika hal ini dibiarkan tanpa adanya perhatian dari berbagai pihak maka dalam beberapa tahun ke depan bukan lagi negeri yang kaya akan flora dan faunanya karena jelas semuanya akan mati dilahap si jago merah.

Kebakaran hutan yang diakibatkan oleh ulah manusia bukann hanya dapat terjadi karena faktor kesengajaan akan tetapi faktor ketidak sengajaan pun dapat memicu kebakaran hutan. Beberapa hal yang tidak disengaja tetapi dapat menimbulkan kebakaran seperti membuang putung rokok sembarangan, membiarkan api unggun tetap hidup saat ditinggalkan, membakar sampah. Hal ini perlu diperhatikan bagi para penggiat aktifitas outdoor dan juga pecinta alam serta masyarakat sekitar hutan agar dapat menjaga kelestarian hutan dengan cara meminimalisir aktifitas yang dapat menimbulkan kebakaran hutan. Beberapa hutan telah menjadi korban akibat keteledoran manusia misalnya saja Gunung Muria dan Gunung Sindoro.

Penyebab kebakaran hutan juga bisa terjadi karena adanya kebakaran yang terjadi di bawah tanah atau yang biasa disebut ground fire. Ground fire dapat terjadi pada lahan gambut dan uap panas yang ditimbulkan bisa menyebabkan vegetasi diatas tanah juga ikut terbakar. Kebakaran jenis ini dapat terjadi hanya pada musim kemarau panjang.

Penanggulangan bencana kebakaran memang sudah seharusnya di awali dengan mengetahui penyebab-penyebab utamanya. Selanjutnya hanya perlu tindakan dari pihak yang berwajib untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap berhati-hati agar hutan tetap terjaga. Hal tersebut juga harus dibarengi dengan tindakan tegas dari kepolisian agar tidak sungkan-sungkan menghukum oknum-oknum yang dapat menyebabkan kebakaran. Hal ini harus dilakukan agar pelaku jera dalam melakukan tindakannya. 

Section Ujian Tengah Semester

Related Indexed : www.publiklampung.com Lecturer Indexed : www.ariesetyaputra.com Materi Section Ujian Tengah Semester (UTS) berisi te...